Superior?

Sudah tahu tentang kisah si Kliwon, jerapah satu-satunya di Kebun Binatang Surabaya?

Sedih. Itu saja yang bisa saya rasakan saat membaca beritanya. Kemudian menangisi kematiannya.  Itu saja, tidak ada hal lain lagi yang bisa saya lakukan.

Kemudian terpikirkan hal : bagaimana mungkin kita mengakui bahwa kita adalah makhluk superior? Jika hidup berdampingan saja tidak bisa? Hidup di dunia ini bukan hanya manusia sendiri, ada yang lain yang menghuninya, termasuk Kliwon dan kawan-kawannya. Bagaimana mungkin manusia bisa begitu egois mengeruk sumber daya alam untuk dirinya sendiri? Padahal manusia bukan satu-satunya penghuni Bumi.

Manusia lupa. Khilaf alasannya. Seringkali digunakan “khilaf” sebagai kata sakti. Sekali maaf kemudian selesai.

Tulisan inilah yang membuat saya sedih. Lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s