Di balik hari Senin

Percakapan antara Ibu dan saya di telepon,

Ibu : “Banyak yang ngucapin?”
Saya : “Lumayan, di kantor tadi kan bawa kue juga. Tapi R lupa, hahahaha. Reta sama Dode juga lupa.”
Ibu : “Oalah, yang sabar aja ya.”
Saya : “Ga apa-apa kok, Bu. Emang R orangnya kayak gitu. Mau disuruh hapal juga pasti ujung-ujungnya juga lupa. Santai sih.”
Ibu : “Maklum seniman.”
Saya : “Hahahaha, naooonnn.”

Terimakasih atas ucapan dan doa yang telah ditulis di dinding Facebook, pesan singkat, sambungan langsung telepon, dikatakan dalam hati saja, ataupun ketika bersalaman ketika di kampus. Terimakasih semuaaaa *cium tangan satu-satu*

3 responses to “Di balik hari Senin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s