Tren 2012 : Pegawai Magabut

Hari pertama di tahun baru saya manfaatkan untuk memarahi pegawai magabut (makan gaji buta). Ceritanya hari itu saya sudah berniat akan mengurusi administrasi yang tertunda. Nah, akibat kelalaian saya sendiri, nomor antrian saya terlewat jauh. Ya bayangkan saja, saya antri dari pukul 09.30, dapat antrian nomor 262, dimana antrian aktual ada di nomor 130. Yassalam.

Berbekal niat menjadi warga negara yang baik dan benar (resolusi 2012), maka saya menunggu dengan sabar. Ketika sampai waktu makan siang, saya terlambat kembali melanjutkan antrian, yang membuat nomor 262 saya terlewat. Jadilah saya bertanya pada si TPM (Tante Pegawai Magabut).

“Jadi, Teh. Saya bisa masukin berkasnya sekarang atau gimana nih?”

“Tunggu nomor antrian terakhir. Setelah 350.”

Allahu akbar! Harus berapa lama lagi menungguuu~ Lagi-lagi berbekal niatan menjadi-warga-negara-yang-baik saya putuskan untuk menunggu. Wong salah saya sendiri juga ya, antrian kok ya ditinggal-tinggal segala. zzzzzzz…

Waktu berlalu, nomor antrian bertambah. Agak lama papan elektroniknya menunjuk angka 340. Akhirnya saya tanyakan lagi ke TPM.

“Teh, ini sudah nomor terakhir antrian? Saya yang terlewat tadi.”

“Aduuhh… Orang-orang kayak begini nih yang bikin kerjaan saya gak beres-beres. Daritadi kek biar saya cepet pulang!”

“Loh! Katanya tadi disuruh nunggu sampai antrian terakhir? Lagian ini masih jam 3 woy, loketnya aja tutup jam 4 gak pake protes!”

Anda marah pada orang yang salah, wahai TPM! Huh!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s