Fatik

“Kelelahan atau fatik adalah kegagalan akibat beban yang berulang. Kebanyakan kegagalan ini terjadi akibat tegangan-tegangan tarik. Fatik merupakan penyebab kegagalan yang paling besar, yaitu 90% dari total kegagalan. Siklus tegangan yang menjadi penyebab kegagalan fatik ada 3 macam, yaitu pembalikan sempurna, pengulangan, dan rumit.” (Sumber : Slide Ellyawan Arbintarso)

Seseorang akan mengalami kelelahan akibat beban hidup yang berulang. Lebih lanjut lagi, jika disesuaikan dengan siklus tegangan penyebab fatik di atas, maka benar adanya disebabkan oleh macam yang tiga itu.

Pembalikan sempurna. Contoh seorang pelajar yang kesehariannya biasa saja, kemudian dihadapkan pada pilihan hidup yang berkebalikan dari kesehariannya, mengerjakan TA misalnya atau lebih ekstrem lagi menjadi seorang pemimpin negara, maka bisa saja tiba-tiba fatik menerpa karena beban hidup yang tiba-tiba terasa lebih berat.

Macam yang kedua yaitu pengulangan. Jika setiap hari seseorang mengerjakan lembar Ujian Akhir Semester, maka dapat dipastikan hidupnya akan mengalami kelelahan, apalagi jika soal ujiannya setara KT Baja (ujian mingguan kelas baja dosen X) dan ujian matriks profesor X. (kesamaan nama dan kejadian adalah tidak disengaja)

Kemudian yang terakhir adalah rumit. Jika hidup seseorang dari sananya sudah ditetapkan serumit mencari jarum di tumpukan jerami atau sesulit memindahkan air satu gentong dengan sendok teh, maka dapat dipastikan hidup orang tersebut akan penuh dengan kelelahan. Bagaimana tidak, Bung? Hidupnya sudah disibukkan dengan kerumitan yang bahkan dia sendiri tidak inginkan.

Yak sekian dari saya tentang fatik dan hubungannya dengan kondisi psikis manusia. Akhir kata, mari mengutip sedikit kata-kata dosen X.

“Manusia itu jauh lebih kuat dari baja. Saat manusia mendekati titik leleh, dapat dipastikan bahwa berikutnya dia tidak akan gagal, karena titik leleh manusia bisa bergeser ke arah yang lebih kuat akibat serangkaian pengalaman yang sudah dia dapat. Tidak seperti baja.”

Advertisements

6 responses to “Fatik

  1. Itu kutiapan Dosen X yang diakhir sama dengan dosen baja X? Mantap banget… Jadi pengen kembali mengumpulkan fisolofi kehidupan dari makul Sipil….hahahaha…..

    • Dan tidak ada kesengajaan kesamaan identitas, hehe. Intinya ilmu itu bisa diaplikasi di kehidupan sehari-hari kok, Dod.

  2. huahahahaha! iki kocak banget. kocak karena memang sangat nyata. oh Tuhan, emang fatik banget hidup aye…-____-

    • hahaha, bahkan yang non teknik pun bisa sangat mudah ya menerima tulisan. terbukti fatik sangat manusiawi…:))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s