Laptop

Di hari terakhir Februari, saya : Bawa laptop, enggak bawa batere, enggak bawa charger.

Bagoooossss!! ngok.

Advertisements

Olahraga

Gambar dari sini.

Kapten Haddock : “KEPITING KURUS, kita hidup 5 hari lagi, dan kau malah olahraga!”

Tintin                 : “Kenapa tidak? Kita kan harus tetap sehat.”

 

Tuh, Tintin aja olahraga terus. Kenapa kita tidak? : )

Disadur dari : “Petualangan Tintin di Kuil Matahari”

LPJ Jadul

Sore itu saya yang terlambat datang MA mengambil tempat di pojokan himpunan. Tepatnya dekat dengan rak-rak bundel LPJ kepengurusan tahun 80 dan 90-an.

Eh tak dinyana tak disangka tak diduga, ada LPJ jadul nih yang menarik perhatian. Warnanya gonjreng dan tebal. Sembari mendengarkan pemaparan, saya buka dan baca isinya.

Nah, ada nih kata-kata yang menurut saya kocak untuk ukuran LPJ. Kalo kata si D levelnya seru, seperti kalo kita mendengarkan siaran berita. Ini nih salah satunya yang kocak.

“Tawuran dengan jurusan-jurusan lain di depan Sipil terjadi antara HMS dan himpunan lain seperti HMM, HMT, GEA. Perkelahian massal ini berlangsung cukup lama dan seru.”

– diambil dari bagian LPJ bidang Kesra, pemaparan Wisday

*ngakak guling-guling*

Celetuk Ringan

Saat ada pertanyaan “Akan menulis apa di blog hari ini?” saat FSL kemarin (baca postingan di bawah ini), saya dan si Sobat bercakap.

D : iya ya nulis apa ya?

N : kayak kata akohmu, Dod. Kalau kamu kehabisan ide buat update blog, tulis saja “Saya bernapas, saya bernapas” gitu tiap hari. Terus masukin ke kategori “daily activities” deh. :p

D : =))

FSL – Happy Blogging

FSL (Free  Saturday Lesson) diselenggarakan oleh COMLABS USDI. Acaranya dimulai pada pukul 09.00, tapi saya terlambat jadi tidak sempat mendengarkan pembukaan oleh Pak Basuki, Ketua USDI.

Pembicara pertama adalah Enda Nasution.

Beliau dijuluki Bapak Blogger Indonesia. Daaann, saya baru tau dong kalo beliau adalah HMS. HMS ’94 tepatnya. Waw, waw, waw. Anaknya Bang Enda lucu lho. To bad i can’t take picture of him (baca : anaknya bukan bapaknya) :p.

Bang Enda menjelaskan banyak hal, salah satunya adalah pengarsipan blog-blog Indonesia. Langsung saya coba dan akibatnya saja diganjar dengan badge yang bisa dilihat di sebelah kanan blog saya ini. Saya sih menjulukinya sebagai NIB (Nomor Induk Blogger). Ya g gitu juga sih nama dari sananya. iseng aja saya, hehe. Tapi untuk yang berminat mendaftarkan blognya, langsung aja ke website salingsilang. Ikutin langkah-langkahnya langsung dari web itu aja.

Sulit untuk mecoba menceritakan dan menulis apa pendapat kita, dengan risiko informasi yang kita tulis akan digunakan orang untuk menyerang kita.

– Enda Nasution

Kemudian pembicara kedua adalah Pidi Baiq.

Sebenernya di sepanjang sesi dari Kang Pidi ini g ada materi spesifik yang disampaikan. Tapi nilai-nilai dari setiap banyolannya itu lho. Wuih, mantep.

“Saya membentuk komunitas Cahaya Poligami, yang kemudian dibubarkan oleh istri saya.”

“Saya pikir setiap orang harus berbeda, kalau tidak jadi robot nanti.”

“Tulis-tulis sesuka hati aja, asal jangan menyinggung perasaan orang lain.”.

“Aku tidak mau lebih banyak tahu, karena tanggung jawabnya lebih berat nanti.”

Kemudian sesi Kang Pidi ditutup oleh 2 lagu ciptaan beliau, “Jangan Takut” dan lagu tentang anjingnya yang bernama Kucing. Kocak lah.

Pembicara ketiga adalah Budi Rahardjo.

Saya sudah tidak asing lagi dengan beliau, karena sebelumnya juga pernah mengikuti Seminar IEC 2010 yang pembicaranya adalah beliau juga. Gaya Pak Budi tetap sama seperti ingatan saya pada saat Seminar IEC tahun lalu. Masih dengan gaya-habis-main-futsalnya. haha

Beliau memberikan tips bagaimana sukses menjadi blogger. Ada beberapa poin yang paling saya ingat, yaitu KUANTITAS, hindari copas, dan etika yang baik.

Engineering itu menulis.

– Budi Rahardjo

Kemudian sesi terakhir ditutup oleh Widianto Nugroho dan Muh Arif yang berbagi cerita suka duka dalam mengarungi dunia per-blog-an.

Acara yang menarik dan bermanfaat plus fun. Lucky me! =)

Surat untuk Dode

Bandung, 27 Februari 2011

Dood, selamat ulang tahun ya. Semoga sisa umurnya bermanfaat, kalo Bahasa Arab bilangnya “umuri wal barokahi”.

Semoga umur ke-22 ini milestone ke banyak hal baik ya, Dod. *secara milestone adalah kata-kata favorit kita dalam membuli-buli Retta* Semoga 10-15 tahun ke depan kita bisa ketemu lagi dalam kondisi yang selalu kita omongin sekarang lengkap dengan cita-cita dan keinginan untuk memperjuangkan keadaan. Aku yakin kamu bisa kookk. Bisa kayak Bapak-yang-kayaknya-baca-One-Piece-juga, bisa lebih bahkan. Tapi kurangin lebaynya ya. Haha.

Semoga makin rukun sama keluarga. Semoga kita bertiga bisa lulus bareng. Semoga cepet dapet cewek (ups!) apa istri aja ya :p. Mereduksi sifat-siat buruk dan menggantinya dengan yang baik. G lagi cepet galau karena hal kecil. Reaksi labilnya makin cepet ilang. HAHA.

Apapun itu, aku yakin kamu bisa seperti Ahok yang merubah Belitong Timur-nya. Atau mungkin lebih. Eh, Dod. Tetaplah bermimpi karena mimpi itu menyenangkan. 😉

 

Tertanda,

Sobatmu-yang-menyiapkan-mental-melihat-fotomu-di-poster-Pekalongan-1 (Haha)

 

Nana

PS : ada kue, tapi g beneran. Cuma harapan agar impianmu ber-SLR segera tercapai. 😉

Gambar didapat dari sini.